Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Agustus 2014

Indonesiaku


 
Negara kita , Indonesia adalah suatu negara besar yang sangat kaya akan sumber daya alamnya dan memiliki budaya yang sangat banyak dan beragam. Negara tercinta kita ini memiliki 17.508 pulau, lebih dari 746 bahasa daerah, 1.128 suku bangsa dan tak terhitung kebudayaan yang ada didalamnya. Indonesia juga memiliki keindahan alam yang sangat menarik minat mata dunia. Pesona indonesia benar – benar membuat negara ini menjadi salah satu primadona dunia. Maka dari itu sudah sepatutnyalah kita sebagai warga negara indonesia mencintai dan menjunjung tinggi martabat bangsa ini. Selain itu ada juga beberapa hal yang merupakan keunggulan indonesia dari negara – negara lain di dunia. Keunggulan – keunggulan indonesia di bawah ini seharusnya menjadi alesan besar mengapa kita harus mencintai negeri ini…

1. Kekayaan alam

Berkeliling ke seluruh Indonesia, seperti melihat kekayaan alam separuh dunia berada di dalamnya. Betapa tidak? Karena berjuta-juta pantai di Indonesia dapat ditemui, bahkan disuguhkan taman bawah laut Bunaken yang hampir tidak ditemukan di negara lain yang seindah Indonesia. Gunung berapi yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif lagi banyak ditemui di negara ini. Sungai, air terjun, padang savanna di daerah Nusa Tenggara, bahkan salju pun ada di puncak Jayawijaya Papua.

2. Kekayaan budaya

Berjuta-juta suku di Indonesia menghasilkan ragam budaya yang menarik. Bahkan setiap suku yang berbeda daerah juga memiliki budayanya masing-masing. Contoh suku Jawa, antara Jawa tengah dan Jawa Timur pasti berbeda adat dan kebiasaannya. Di Jawa Tengah sendiri, daerah Solo, dan semarang juga memiliki budaya sendiri.  

3. Kuliner khasnya terutama yang halal

Jika berkunjung ke negara lain, sebagai seorang muslim pasti khawatir akan kehalalan makanannya. Sehingga kebanyakan dari kita akan bertanya kepada pemilik restoran apakah ada jaminan halal dari restoran ini. Jika di Indonesia, hampir setiap toko memiliki jaminan akan halalnya, bahkan restoran siap saji yang merupakan duplikasi dari negara luar pun diwajibkan mengikut sertakan jaminan halal pada produk mereka. Hal ini dimungkinkan karena sebagian besar penduduk Indonesia adalah muslim.

4. Kekayaan flora dan fauna

Negara tropis merupakan salah satu keunggulan negara ini. Garis khatulistiwa yang membentang di negara ini mengakibatkan matahari seriap saat dapat dijumpai, sehingga tumbuh-tumbuhan dapat tumbuh sepanjang tahun. Berbagai macam jenis tumbuhan tropis mendominasi negara ini. Selain itu juga berbagai macam fauna khas juga ada di Indonesia, seperti badak bercula satu, komodo, anoa, dan harimau Sumatra.

5. Keramahan penduduknya

Ramah, itulah yang membuat negara ini banyak dikunjungi wisatawan asing. Keramahannya, senyuman khasnya saat bertemu orang luar, sikap pedulinya dengan orang-orang sekitar, sepertinya tidak akan ditemukan di negara lain.

6. Kekayaan mataharinya

Tidak banyak yang menyadari kekayaan matahari ini. Matahari yang selama 12 jam menyinari negeri ini setiap harinya bisa digunakan untuk berbagai macam hal. Di antaranya sebagai energi surya, pengering alami bahan kerupuk dan ikan asin, pengering baju, berbagai macam tumbuh-tumbuhan tumbuh sepanjang tahun tanpa adanya penghalang musim dingin, dan lain-lain. Kekayaan yang patut disyukuri, padahal warga negara lain saat musim dingin berlomba-lomba mencari matahari untuk berjemur, sedangkan kita bisa berjemur setiap saat.

Hal – hal diatas hanyalah sebagian kecil dari kekayaan yang dimiliki indonesia. Mungkin selama ini kita tak pernah menyadari betapa kayanya negeri kita ini hingga kita masih saja lebih mencintai negeri dan budaya orang lain. Seperti saat ini banyak orang yang lebih mengenal budaya – budaya bangsa asing hingga budaya indonesia sendiri mulai terlupakan dan bahkan hilang. Tapi belum terlambat dan masih ada waktu bagi kita generasi muda untuk tetap menjaga dan melestarikan negeri indonesia dan segala kebudayaannya…

Rabu, 20 Agustus 2014

Permainan Tradisional indonesia



sewaktu kecil pasti setiap orang sering main bersama dengan teman teman dan pastinya kalian pernah memainkan permainan tradisional yang mungkin sekarang sudah jarang di mainkan oleh anak anak. Kali ini saya akan menyebutkan beberapa permainan yang dulu paling sering dimainkan oleh anak-anak. 

1. Sondah
 
Sondah adalah nama permainan yang umumnya dimainkan oleh anak-anak, khususnya anak perempuan. Permainan ini dapat dimainkan pada bidang datar atau tanah dengan membuat pola gambar berbentuk kotak-kotak berpalang. Setiap pemain memegang sepotong pecahan genteng atau batu pipih, yang kemudian dilemparkan ke dalam kotak permainan. Pemain melompat-Iompat dari kotak ke kotak berikutnya. Kotak yang berisi pecahan genting tidak boleh diinjak. Pemain dinyatakan kalah jika menginjak garis kotak atau bagian luar kotak.  Permainan in biasa disebut Engklek oleh suku jawa, cak engkle di palembang , dan enge-enge di manado.

2. Enggrang

Enggrang adalah permainan tradisional Indonesia. Permainan ini belum diketahui secara pasti dari mana asalnya, tetapi dapat dijumpai di berbagai daerah dengan nama berbeda-beda seperti : sebagian wilayah Sumatera Barat dengan nama Tengkak-tengkak dari kata Tengkak (pincang), Ingkau yang dalam bahasa Bengkulu berarti sepatu bambu dan di Jawa Tengah dengan nama Jangkungan yang berasal dari nama burung berkaki panjang. Egrang sendiri berasal dari bahasa Lampung yang berarti terompah pancung yang terbuat dari bambu bulat panjang. Dalam bahasa Banjar di Kalimantan Selatan disebut batungkau. Alat permainan tradisional satu ini sudah tidak asing lagi bagi anak-anak di lingkungan masyarakat Jawa, karena hampir pasti bisa ditemui dengan mudah di berbagai tempat di pelosok pedesaan dan perkotaan, pada masa lalu. Enggrang termasuk permainan anak, karena permainan ini sudah muncul sejak dulu paling tidak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, semasa penjajahan Belanda. Namun saat ini permainan tersebut sudah jarang ditemui.

3. Bentengan

        Bentengan adalah salah satu permainan khas Indonesia. Permainan ini dimainkan oleh dua grup, masing – masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing – masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai ‘benteng’. Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih benteng lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan menawan seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi penawan dan yang tertawan ditentukan dari waktu terakhir saat si penawan atau tertawan menyentuh benteng mereka masing – masing.

4. Congklak

Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan.
Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik, atau juga dapat membuat lubang pada tanah. Sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.
 
5. Gobak Sodor

Istilah gobak sodor seringkali dihubung-hubungkan dengan istilah asing yang berbunyi go back to door. Gobak sodor atau galasin termasuk jenis permainan daerah dari Indonesia. Sama seperti bentengan, gobak sodor juga tergolong permainan grup, yang terdiri dari dua grup.  Masing-masing grup berisi 3-5 orang. Inti dari permainan ini adalah setiap pemain harus menghadang lawan mereka agar tidak bisa lolos melewati garis. Kelompok yang menang bisa membawa semua anggota untuk mencapai garis finish yang telah ditentukan.



6. Lompat Tali

         Lompat tali merupakan Permainan ini sudah tidak asing lagi tentunya, karena permainan lompat tali ini bisa di temukan hampir di seluruh indonesia meskipun dengn nama yang berbeda-beda. permainan lompat tali ini biasanya identik dimainkan oleh anak perempuan, tetapi juga tidak sedikit anak laki-laki yang ikut bermain. Permainan ini sangatlah sederhana, karena hanya bermodalkan seutas tali atau karet gelang yang disusun permainan ini dapat dimainkan oleh minimal 3 anak, 2 anak sebagai pemegang tali dan 1 anak yang memainkan tali.

7. Ular Naga

Ular Naga adalah satu permainan berkelompok yang biasa dimainkan di luar rumah di waktu sore dan malam hari. Tempat bermainnya di tanah lapang atau halaman rumah yang agak luas. Lebih menarik apabila dimainkan di bawah cahaya rembulan. Pemainnya biasanya sekitar 5-10 orang, bisa juga lebih. Permainan ini dimainkan sambil menyanyikan lagu-lagu tradisional.

 Permainan sederhana ini benar-benar membawa kita kembali ke masa kanak-kanak. Permainan modern, seperti PS atau video games, mungkin terlihat lebih keren dan menarik. Namun, tahukah Anda seberapa asyiknya permainan tradisional di atas? Dan tahukah anda bahwa permainan tradisional tersebut jauh lebih memiliki nilai edukasi yang jauh berbeda dibandingkan permainan modern? So, mari kenalkan pada anak-anak kita bagaimana serunya permainan tradisional.. semoga bermanfaat